Aaaaaa akhirnya blog gw bisa dibuka juga :D Awalnya udah males banget sama yang namanya blog, tapi karena terinspirasi dari kegiatan iseng gw yaitu fudulin blog orang akhirnya gw mau ngurus ini blog -_-
Kalo di blog temen-temen gw, biasanya sih mereka curhat gitu, atau nyeritain pengalaman sekolah mereka selama di smakbo. Mungkin lain kali aja gw ceritanya tentang ini -_-
Hari ini hari pertama puasa nih, hmm :3 (terus kenapa?) yaaa nggak sih cuma kasih tau (?) dan besok itu pembagian rapot jeng jeng!!!! Nggak sih biasa aja buat gw sekarang mah. Berhubung sekarang gw udah menginjakkan kaki di kelas 12 dan besok resmi naik ke kelas 13, jadi yang namanya pembagian rapot, ujian praktek yang super duper menegangkan (lebay -_-) itu udah biasa buat gw. Hmm ini sih berkat temen gw yang ngajarin gw kalo ujian itu dibawa santai aja dan gausah lebay. Gw bener-bener dididik jadi anak cerdas sama temen gw yang satu ini (siapa tuh orangnya?) Ada deeeeeh :3
Mungkin dulu blog gw itu buat tempat share info-info gaje gitu ya, dan itu juga gw hasil copas ahahaha plakkk! Hmm mungkin sekarang ini blog lebih berisi tempat curhatan mungkin. Mumpung ga ada yang baca ini kan (?) wkwkwk. Karena terinspirasi blog temen-temen gw yang pada bahas temen sekelasnya, gw jadi pengen bahas temen-temen sekelas gw juga, maybe next time ajalah huehehe.
Yap sekian sekilas info dari gw, see you next post (?) :D
Me, My Life, and Cibinong -_-
anak kimia belajar ngeblog ~(>,<)~
Sabtu, 28 Juni 2014
Minggu, 01 April 2012
Iseng Iseng
Inget banget ini pantun gw jaman kelas 7 SMP, waktu itu bikin pantun buat memenuhi tugas aja. Daripada mubazir, mending gw publish deh, hehe..
Buah mangga enak dimakan
Tetapi sayang asam rasanya
Jika kamu kuat iman
Pastilah kamu rajin sholatnya
Air mendidih pasti panas
Jika disentuh adik, merah tangannya
Jika kamu pekerja keras
Kelak kamu akan menuai hasilnya
Pergi ke pasar naik pedati
Di tengah jalan bertemu tetangga
Jadilah anak yang berbakti
Supaya nanti masuk surga
Pergi ke warung pakai rok mini
Di tengah jalan hujan rintik-rintik
Sungguh geli hati ini
Melihat nenek memakai lipstik
Pergi ke sawah bertemu pak tani
Melihat teman berbaju biru
Sungguh senang hati ini
Dibelikan sepatu baru
Jalan-jalan naik kuda poni
Melihat ibu memakai dempul
Sungguh senang hatiku ini
Lebaran datang uang berkumpul
Pagi hari burung bersiul
Saling menyapa kepada temannya
Ketika kecil pandai bergaul
Besar nanti banyak temannya
Silakan copy buat yang membutuhkan (tapi kayaknya ga ada yang mau), maklum deh ini buatan anak baru lulus SD waktu itu haha :D
Buah mangga enak dimakan
Tetapi sayang asam rasanya
Jika kamu kuat iman
Pastilah kamu rajin sholatnya
Air mendidih pasti panas
Jika disentuh adik, merah tangannya
Jika kamu pekerja keras
Kelak kamu akan menuai hasilnya
Pergi ke pasar naik pedati
Di tengah jalan bertemu tetangga
Jadilah anak yang berbakti
Supaya nanti masuk surga
Pergi ke warung pakai rok mini
Di tengah jalan hujan rintik-rintik
Sungguh geli hati ini
Melihat nenek memakai lipstik
Pergi ke sawah bertemu pak tani
Melihat teman berbaju biru
Sungguh senang hati ini
Dibelikan sepatu baru
Jalan-jalan naik kuda poni
Melihat ibu memakai dempul
Sungguh senang hatiku ini
Lebaran datang uang berkumpul
Pagi hari burung bersiul
Saling menyapa kepada temannya
Ketika kecil pandai bergaul
Besar nanti banyak temannya
Silakan copy buat yang membutuhkan (tapi kayaknya ga ada yang mau), maklum deh ini buatan anak baru lulus SD waktu itu haha :D
Orang Tersadis Di Dunia
1. Josef
Stalin
Stalin adalah Sekretaris Umum Partai Komunis dari Komite
Sentral Uni Soviet dari tahun 1922 sampai kematiannya di tahun 1953. Di bawah
kepemimpinan Stalin, negara bagian Ukraina menderita kelaparan sangat hebat
(Holodomor), oleh kebanyakan orang hal ini dianggap akibat dari pemusnahan
massal yang merupakan bagian dari kebijakan pemerintahan Stalin. Perkiraan
jumlah kematian bervariasi dari 2,5 juta sampai 10 juta jiwa. Kelaparan
disebabkan oleh politik dan administratif keputusan. Di samping kelaparan,
Stalin memerintahkan pembersihan dalam Uni Soviet siapapun yang dianggap
sebagai musuh negara bagian. Ditotalkan jumlah orang yang dibunuh di bawah
pemerintahan Stalin berkisar antara 10 juta hingga 60 juta orang.
2. Adolf
Hitler
Adolf Hitler ditetapkan menjadi Kanselir Jerman pada
1933, kemudian menjadi “Fuhrer” pada 1934 sampai bunuh dirinya pada 1945. Di
akhir Perang Dunia 2, kebijakan teritorial penaklukan dan pemusnahan rasialnya
sudah membawa kematian dan penyiksaan jutaan orang, termasuk pembantaian
sebanyak kira-kira 6 juta orang Yahudi yang sekarang dikenal sebagai Holocaust.
Pada 30 April 1945, setelah pertempuran hebat street-to-street, ketika tentara
Uni Soviet terlihat dalam blok atau dua Reich Chancellory, Hitler bunuh diri
dengan menembak dirinya sendiri sambil menggigit sebiji kapsul sianida.
3. Ivan
IV of Russia
Ivan IV Rusia juga dikenal sebagai Ivan yang Mengerikan,
adalah Adipati Megah Muscovy dari 1533 sampai 1547 dan penguasa pertama Rusia
yang mengambil hak Kaisar. Di tahun 1570, Ivan menyeberang ke Polandia. Tentara
Ivan membangun tembok sekitar garis keliling kota untuk mencegah orang kota
yang terlepas. Antara 500 sampai 1000 orang dikumpulkan setiap hari oleh
tentara, kemudian disiksa dan dinunuh di muka Ivan dan anak lelakinya. Di tahun
1581, Ivan memukuli anak perempuan karena memakai pakaian yang tak sopan dan
menyebabkan keguguran. Anak lelakinya, yang juga bernama Ivan, beradu argumen
dengan ayahnya. Yang menyebabkan Ivan memukul anak lelakinya di kepala dengan
tongkat runcingnya, lalu tewas dengan seketika.
4. Vlad
Tepes
Vlad III Rumania (juga dikenal dengan Vlad Impaler)
adalah Pangeran Wallachia tiga kali dati tahun 1448 sampai tahun 1476. Vlad
lebih dikenal sebagai legenda penghukum yang sangat kejam. Dia memaksa selama
pemerintahannya, dan dia juga dijadikan sebagai inspirasi bagi tokoh Dracula
oleh “Bram Stoker”. Di Rumania dia dianggap sebagai seorang pangeran dengan
perasaan mendalam tentang keadilan. Daftar penyiksaannya antara lain:
membutakan, pencekikan, dibakar, memotong hidung dan telinga, pemotongan organ
seksual (terutama pada wanita), menguliti, dan mendidihkan orang hidup-hidup.
Pada tahun 1460, sepuluh orang ditusuk pada masa pemerintahannya.
5. Pol
Pot
Pol Pot adalah pemimpin Khmer Rouge dan Perdana Menteri
Kamboja dari tahun 1976 sampai tahun 1979. Selama masa kekuasaannya, Pol Pot memindahkan
semua penduduk kota ke daerah pedalaman untuk bekerja di perkebunan kolektif
dan proyek kerja paksa. Efeknya, sekitar 2 juta orang Kamboja (sekitar
sepertiga penduduk) terbunuh. Khmer Rouge melakukan eksekusi massal di tempat
yang dikenal sebagai “Ladang Pembunuhan”. Yang dieksekusi dikubur di kuburan
massal. Untuk menghemat amunisi, eksekusi sering dilakukan memakai palu,
tangkai kapak, sekop atau tongkat bambu yang diasah.
Label:
dunia,
orang tersadis,
sejarah
Lokasi:
Cibinong, Indonesia
Gurun Sahara Pernah Hijau
Seorang perempuan bertubuh
kecil dan dua anak dibaringkan di hamparan bunga saat meninggal 5.000 tahun
lalu di lokasi yang saat ini menjadi Gurun Sahara nan tandus.
Arkeolog National Geographic,
Chris Stojanowski meneliti makam seorang perempuan dan anaknya di Sahara.
Lengan kecil anak-anak itu masih menggandeng sang perempuan dalam pelukan abadi
saat para peneliti menemukan tulang-belulang mereka di makam yang menjadi bukti
adanya dua peradaban yang pernah ada di sana saat wilayah tersebut masih hijau.
Paul Sereno dari Universitas
Chicago dan rekan-rekannya sedang mencari fosil dinosaurus di Niger, Afrika,
saat mereka menemukan makam itu. “Bagian dari penemuan adalah menemukan hal-hal
yang tidak pernah Anda duga”, katanya.
Sekitar 200 makam manusia
ditemukan selama penggalian di lokasi tersebut, pada 2005 hingga 2006.
Didapatkan juga tulang-belulang hewan, ikan besar, dan buaya. “Kemana pun Anda
menengok, Anda akan menemukan tulang-tulang hewan yang tidak hidup di gurun”,
ujar Sereno. “Kita sedang berada di tempat yang dahulu hijau”.
Kuburan itu tersibak oleh
angin gurun yang panas. Lokasinya diduga merupakan bekas danau yang dahulu
dihuni orang. Ia berada di wilayah yang disebut Gobero, tersembunyi di Gurun
Tenere yang ganas, yang oleh bangsa pengembara Tuareg disebut sebagai “gurun di
dalam gurun”.
Sisa-sisa manusia itu
berasal dari dua populasi berbeda yang hidup di sana pada musim basah. Para
peneliti menggunakan penanggalan radio karbon untuk menentukan kapan
orang-orang tersebut hidup di sana. Mereka mendapati tulang termuda usianya
sekitar 1.000 tahun sebelum pembangunan piramid di Mesir.
Adapun kelompok pertama yang
tinggal di sana disebut bangsa Kiffian. Mereka berburu hewan dan ikan
menggunakan tombak. Mereka hidup saat Sahara berada dalam kondisi paling basah,
antara 10.000 dan 8.000 tahun lalu. Dikatakan para peneliti, warga Kiffian
berpostur tinggi, kadang lebih dari 1,8 meter.
Kelompok kedua adalah orang
Tenerian yang hidup di wilayah itu antara 7.000 dan 4.500 tahun lalu. Mereka
lebih kecil dan hidup dengan berburu, mencari ikan, dan memelihara ternak.
Makam-makam mereka
seringkali berisi perhiasan atau benda - benda ritual. Jenazah seorang gadis
misalnya, berhias gelang yang diukir dari gigi kuda nil. Sementara seorang pria
Tenerian dewasa dimakamkan dengan kepala di atas bejana tanah lempung, dan pria
lain menggunakan tempurung kura-kura sebagai bantal.
Sisa-sisa serbuk sari
menunjukkan perempuan dan dua anak itu dimakamkan di atas hamparan bunga. “Pada
awalnya sulit membayangkan dua kelompok yang berbeda memakamkan warganya di
tempat yang sama”, ujar anggota tim Chris Stojanowski, seorang bioarkeolog dari
Universitas Negeri Arizona.
Stojanowski mengatakan,
tulang paha orang-orang Kiffian menunjukkan mereka memiliki otot kaki yang
kuat, yang memunculkan dugaan, mereka makan banyak protein dan memiliki gaya
hidup aktif. “Mereka sepertinya sangat sehat. Sangat sulit tumbuh sebesar itu
dengan otot kuat tanpa nutrisi yang baik”, paparnya.
Di lain pihak, tulang pria
Tenerian menunjukkan mereka kurang tegap dan mungkin hanya memburu ikan dan
hewan yang lebih kecil dengan peralatan berburu yang lebih maju.
Helene Jousse, seorang
arkeolog dari Museum Sejarah Alam di Wina, Austria, melaporkan bahwa tulang
hewan yang dijumpai di sana sejenis dengan tulang hewan-hewan yang saat ini
hidup di Serengeti, Kenya, seperti gajah, jerapah, dan babi liar.
Tengkorak Kristal, Misteri Peradaban Kuno
Berdasarkan perhitungan kasar,
‘Tengkorak Takdir’ ditemukan pada tahun 1927 oleh seorang penjelajah Inggris,
Fredik A. Mitchell-Hedges, dalam sebuah reruntuhan bangsa Maya di Lubaantun.
Namun ada pendapat lain yang mengatakan peneliti ini telah membelinya dalam
sebuah lelang Sothebys di London pada tahun 1943.
Ini memang bukan rekayasa cerita
seperti dalam film ‘Indiana Jones and The Kingdom of The Crystal Skull’ yang
populer itu. Akan tetapi bisa terinspirasi dari ‘kemisteriusan dari tengkorak
kristal’ ini yang belum terpecahkan hingga kini.
Namun bagaimanapun juga,
tengkorak kristal ini dibuat dan digosok dengan begitu sempurna sehingga
menjadi sebuah karya seni yang amat berharga. Untuk memastikan hipotesa pertama
yaitu tengkorak ini berasal dari bangsa Maya, kita dihadapkan pada serangkaian
pertanyaan.
Tengkorak Takdir ditelaah secara
nalar adalah sebuah teknik yang sungguh muskil. Memiliki berat sekitar 5 kg dan
meniru secara sempurna tulang tengkorak wanita. Menurut para ilmuwan, tidaklah
mungkin benda ini dibuat tanpa menggunakan metode modern, padahal kebudayaan
bangsa Maya belum diketahui telah memiliki peradaban modern.
Tengkorak ini telah menjadi
sesuatu yang menarik bagi para ahli dari berbagai disiplin ilmu selama beberapa
tahun ini, meskipun demikian ada yang memperkirakan benda ini buah karya dari
kelompok esoteric kuno dengan kemampuan supernormalnya seperti telekinesis.
Ada berbagai analisa yang
berbeda terhadap tengkorak ini. Salah satu misteri yang tidak terpecahkan
adalah Kristal kwarsa dan tingkat kekerasan yang mencapai nilai 7 dari skala
Mohs. Sungguh mengherankan benda ini jika dipahat tanpa menggunakan peralatan
modern yang terbuat dari batu ruby atau intan.
Sebuah penelitian telah
dilakukan oleh perusahaan Amerika, Hewlett-Packard pada tahun 1970-an, mereka
menemukan bahwa untuk mencapai tingkat kesempurnaan seperti itu tengkorak ini
harus diasah oleh erosi pasir selama 300 tahun.
Secara nalar dapatkah bangsa
Maya membuat benda yang membutuhkan waktu selama 3 abad untuk melihatnya secara
utuh? Satu hal yang pasti, Tengkorak Takdir ini bukan satu-satunya yang
ditemukan. Beberapa di antaranya ditemukan diberbagai belahan dunia dan terbuat
dari bahan yang berlainan.
Sebuah tengkorak yang terbuat
dari batu giok, namun dalam skala yang lebih kecil dari tengkorak manusia,
telah ditemukan di daerah Tiongkok/Mongolia. Usianya diperkirakan 2200 hingga
3500 tahun sebelum masehi.
Tentu saja, ada sejumlah orang
yang meragukan keautentikannya. Namun begitu, ada hal yang tidak bisa
dipungkiri, fenomena Tengkorak Kristal dan benda artefak lainnya akan terus
menjadi subjek yang menarik untuk diselidiki.
Langganan:
Postingan (Atom)